Masih Aktif, Bupati Toba Samosir Diprotes Warga
HOT NEWS | 198 Views November 4th, 200731/08/2007 13:28 Kasus Korupsi
Masih Aktif, Bupati Toba Samosir Diprotes Warga

Liputan6.com, Toba Samosir: Ribuan warga Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara, Jumat (21/8), bentrok dengan aparat Kepolisian Resort Toba Samosir. Bentrokan terjadi beberapa saat setelah Kepala Polres Toba Samosir mencoba mengingatkan warga agar tidak anarkis. Namun, warga yang sudah marah lantaran tidak bisa bertemu Bupati Monang Sitorus memaksa untuk menyegel Kantor Bupati Toba Samosir.
Demonstrasi ini dipicu oleh Bupati Monang Sitorus yang masih aktif bekerja. Padahal Kepolisian Daerah Sumut telah menetapkan Monang sebagai tersangka kasus korupsi sebesar Rp 3 miliar. Saat unjuk rasa berlangsung Monang tengah berkunjung ke beberapa kecamatan. Warga berniat akan terus berunjuk rasa, bahkan menginap di kantor bupati hingga Monang Sitorus mengundurkan diri.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)




November 19th, 2007 at 8:04 pm
WADUH………!
Koq tega-tega nya…. sewaktu saya masih remaja (belum kawin)saya sering ke kampung. Saya lihat bagaimana Ompung-ompung dan namboru-namboru menanam padi/ bawang… diladang dan sawah berkucuran keringat…sambolo makan sirih.
Begitu juga Bapa ketika masih hidup bersusah payah bagaimana kampungnya hidup dan memprotes KORUPSI sampai-sampai ikut DEMO… sering sekali Bapa mengatakan..:
“MARSAK AHU MAMBERENG PORTIBION”. Melihat ini bertambah
MARSAK lagi kalau Bapa hidup. Duch…tega …ya, sampai nian…sampai nian.
November 19th, 2007 at 8:04 pm
WADUH………!
Koq tega-tega nya…. sewaktu saya masih remaja (belum kawin)saya sering ke kampung. Saya lihat bagaimana Ompung-ompung dan namboru-namboru menanam padi/ bawang… diladang dan sawah berkucuran keringat…sambolo makan sirih.
Begitu juga Bapa ketika masih hidup bersusah payah bagaimana kampungnya hidup dan memprotes KORUPSI sampai-sampai ikut DEMO… sering sekali Bapa mengatakan..:
“MARSAK AHU MAMBERENG PORTIBION”. Melihat ini bertambah
MARSAK lagi kalau Bapa hidup. Duch…tega …ya, sampai nian…sampai nian.
November 19th, 2007 at 8:04 pm
WADUH………!
Koq tega-tega nya…. sewaktu saya masih remaja (belum kawin)saya sering ke kampung. Saya lihat bagaimana Ompung-ompung dan namboru-namboru menanam padi/ bawang… diladang dan sawah berkucuran keringat…sambolo makan sirih.
Begitu juga Bapa ketika masih hidup bersusah payah bagaimana kampungnya hidup dan memprotes KORUPSI sampai-sampai ikut DEMO… sering sekali Bapa mengatakan..:
“MARSAK AHU MAMBERENG PORTIBION”. Melihat ini bertambah
MARSAK lagi kalau Bapa hidup. Duch…tega …ya, sampai nian…sampai nian.