Tora Berguru Logat Batak pada Deddy Mizwar
HOT NEWS | 488 Views October 8th, 2007
Film Nagabonar (Gatra.com)
Tora Berguru Logat Batak pada Deddy Mizwar
Deddy Mizwar & Tora Sudiro (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 28 Maret 2007 13:00
Tora Sudiro sempat berguru bicara logat dengan Batak pada aktor senior Deddy Mizwar, untuk memerankan tokoh Bonaga di film Naga Bonar Jadi 2, sekuel film Nagabonar yang disutradarai Deddy sendiri.
“Logat gua sebenarnya agak-agak ngaco. Tiap udah sampai set (lokasi syuting –Red, Bang Deddy udah ngajak ngomongnya logat Batak, jadi pasti gua otomatis kebawa,” ungkap Tora kepada wartawan di sela-sela pemutaran perdana film yang disutradarai oleh Deddy ini, di Jakarta, Selasa (27/3).
Dalam sekuel tersebut, tokoh Nagabonar, yang kembali diperankan Deddy, menemui masalah, karena Bonaga, anak sematawayangnya yang memiliki pola pikir modern dan berpendidikan S2 lulusan luar negeri, berniat menjual perkebunan kelapa sawit warisan keluarga.
Kebun luas yang tak lagi menguntungkan itu dianggap tak berarti apa-apa oleh Bonaga, Namun tidak bagi Nagabonar, karena tiga orang yang sangat dicintainya, terbaring di makamnya di tengah perkebunan itu, yakni sang istri Kirana, ibunya, dan sahabatnya, Bujang.
Pertentangan terjadi antara generasi Nagabonar dan generasi Bonaga yang keras kepala dan berujung kepada kesadaran mengenai arti penting cinta dan keluarga bagi si anak.
Sebelumnya, Tora sempat menolak tawaran bermain di sekuel film ini. Daur ulang Nagabonar, kata Tora, bakal dinilai negatif oleh masyarakat. Namun, setelah berbagai diskusi yang dilakukan oleh Deddy dan sejumlah kru serta pemain di film ini, akhirnya tercetus ide cerita serta judul film, yang menurut Tora tidak bakal terbebani dengan versi aslinya yang digarap Asrul Sani itu.
“Waktu ditawarin remake Nagabonar langsung nggak berani gua. Setara aja, masih dibilang jelek. Pasti harus lebih bagus kan?” ujar Tora.
Saat menjalani proses syuting, Tora mengaku mendapatkan pengalaman langka, karena untuk pertama kalinya ia bermain dalam satu film dengan Deddy, baik sebagai sesama pemain film maupun antara sutradara dan pemain film.
“Selama gua main film, di antara semua (pelaku film Indonesia –Red), yang belum pernah ketemu sebelum film ini adalah bang Deddy,” kata Tora.
“Memerankan bonaga itu antara sulit dan nggak sulit. Karena gua dapat sutradara yang pemain. `Menurut kau bagaimana ini (adegan –Red) Tor? Bagus nggak?`. Terus gua jawab nggak bagus Bang. Dia bilang `kalau gitu kita ulang aja lagi!`,” tambahnya.
“Gua dari dulu seneng banget sama filmnya Bang Deddy. Kalau ada bokepnya (BF, film porno, Red) gua cari bokepnya,” canda Tora, sambil tertawa lepas. [EL]




Recent Comments