04/10/2007 13:53 Makanan
Sate Lalat Laris Manis di Bulan Puasa

http://www.batakpos.com/wp-content/uploads/2007/10/071004bsate1.jpg

Liputan6.com, Pamekasan: Hidangan sate sebagai makanan khas Indonesia pasti sudah tidak asing di lidah penggemarnya. Tapi ada yang berbeda dari dua jenis sate yang berasal dari Madura dan Bali. Apalagi sate itu banyak disajikan pada Ramadan.

Sate lalat, mungkin kurang mengundang rasa penasaran. Namun bagi warga Pamekasan, Madura, buka puasa seolah tak lengkap tanpa hidangan ini. Sate lalat terbuat dari daging ayam atau sapi. Bumbu yang menyertainya sama seperti bumbu sate umumnya. Bedanya terletak pada besarnya potongan daging.

Sedangkan sate daging kantong susu sapi mudah ditemukan terutama pada Ramadan di Kampung Jawa, Denpasar, Bali. Oleh penjualnya, Rukmini sate dihargai Rp 8.000 per porsi. Sate yang dijual Rukmini memiliki penggemar tetap. Maka tidak heran hanya dalam waktu dua jam dapat laku 300 tusuk.

Keistimewaan sate kantong susu sapi terletak pada cara mengolahnya. Walaupun gurih, daging kantong susu sapi dikenal berkadar lemak tinggi dan agak amis. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan meramu daging dengan sambal plecing. Setelah selesai dimasak, sate bisa disantap dengan sambal tomat.(YNI/tim Liputan 6 SCTV)