Medan (Batakpos)
Seorang anggota DPRD Kabupaten Simalungun memukul pilot pesawat Lion Air dalam pesawat padasaat mendarat di Bandara Polonia dari Penang, Sabtu (12/5). Pemukulan itu diduga dipicu kekesalan penumpang itu kepada pilot yang ditudingnya tidak melayani orangtuanya yang sedang sakit.
Informasi diperoleh wartawan dari sejumlah petugas di Bandara Polonia, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.30 WIB pada saat pesawat Lion Air sudah mendarat dan penumpang sedang turun di antaranya terdapat tujuh orang yang sedang sakit.
Kemungkinan karena tidak memberikan bantuan kepada orangtuanya layaknya pelayanan kepada penumpang yang sakit anggota DPRD berinisial PS itu tersinggung dan marah. Kemudian PS langsung mendatangi Kapten Pilot bernama Dodi Arifin di ruang kocpit. Dalam kondisi emosi itu ia memukul pilot tersebut.
Crew Lion Air selanjutnya memisahkan keduanya dan membawa PS turun dari pesawat dan selanjutnya petugas sekuriti yang berada di terminal kedatangan internasional langsung mengamankan pria beralamat di Jalan Sari Matondang, Kecamatan Sidarame, Kabupaten Simalungun ini.
Menurut beberapa petugas Lion Air, saat itu ada tujuh penumpang yang sakit baru berobat dari Penang. Sehingga crew pesawat agak kerepotan untuk memprioritaskan mana yang lebih dulu dibantu turun.
PS pun langsung meninggalkan Bandara bersama orangtuanya, sedangkan Kapten Pilot Dodi belum membuat pengaduan karena harus berangkat membawa penumpang dari Medan tujuan Jakarta.(B3/x) sumber : hariansib