Ditulis Oleh : Cucunya, Rekson Hermanto Pasaribu
SETIAP tanggal 3 Maret, warga Kecamatan Sorkam dan Kecamatan Barus, Kotamadya Sibolga selalu memperingati gugurnya pahlawan Kemerdekaan Nasional asal Sibolga, Kapten Bongsu Pasaribu. Bagi sebagian keluarga anak - cucu veteran ada yang menyempatkan diri mendatangi tempat makan Kapten Bongsu Pasaribu di makam Pahlawan Sibolga. Mereka umumnya menaburkan bunga bunga dan berdoa agar beliau diterima disisi yang maha kuasa. Sementara ditempat kelahiran Kapten Bongsu dilahirkan, warga setempat pada tanggal itu merayakannya dengan membuat acara drama yang diprankan oleh anak anak muda di rumah rumah para veteran. Suasanya terlihat seperti nyata menirukan perjalan sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk setiap tanggal 17 Agustus, Bupati Sibolga sering menyempatkan diri menemui keluarga almarhum. Terbukti pada 17 agustus lalu, bupati sibolga memberikan penghargaan melalui para cucu, anak -anaknya.
Ceritanya demikian, pasangan suami - istri Raja Pandapotan Pasaribu dan Barita Mopul br. L mempunyai dua anak laki laki yakni Raja
Johannes Pasaribu (Kepala Desa Suga - Suga Hutagodang, Sibolga) dan Bongsu Pasaribu (Berpangkat Kapten - Komandan Batalyon Harimau Menggganas Tapanuli). Keduanya gugur dimedan perang untuk mempertahankan Kemerdekaan dibunuh secara sadis oleh tentara kolonial belanda. Setelah Indonesia merdeka, anak, Cucu dan para Veteran Indonesia yang ditinggal, terus berharap agar ada perhatian dari Pemerintah Pusat dan Daerah agar menepati janjinya untuk membuatkan Tugu Perjuangan ditempat kelahira sebagai tanda jasa atas kepahlawanannya. Berita selengkapnya … »
Recent Comments